CANDI MUARA TAKUS
Candi Muara Takus merupakan peninggalan
peradaban Buddha dari masa kerajaan Sriwijaya. Bangunan ini terletak di Desa
Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
Candi Muara Takus memiliki keunikan, Bahan bangunan
Candi terdiri dari batu pasir, batu sungai, dan batu bata. Sebagian besar
bangunan candi terdiri dari batu bata. Bangunan utama di kompleks ini adalah
sebuah stupa yang besar, berbentuk menara yang sebagian besar terbuat dari batu
bata dan sebagian kecil batu pasir kuning. Di dalam situs Candi Muara Takus ini
terdapat bangunan candi yang disebut dengan Candi Tua, Candi Bungsu, Stupa
Mahligai serta Palangka. Selain bangunan tersebut di dalam komplek candi ini
ditemukan pula gundukan yang diperkirakan sebagai tempat
pembakaran tulang manusia. Sementara di luar situs ini terdapat pula
bangunan-bangunan (bekas) yang terbuat dari batu bata, yang belum dapat
dipastikan jenis bangunannya.
Candi Mahligai – Candi Mahligai atau Stupa
Mahligai, merupakan bangunan candi yang dianggap paling utuh. Bangunan ini
terbagi atas tiga bagian, yaitu kaki, badan, dan atap. Stupa ini memiliki
fondasi berdenah persegi panjang dan berukuran 9,44 m x 10,6 m, serta memiliki
28 sisi yang mengelilingi alas candi dengan pintu masuk berada di sebelah
Selatan. dahulu bagian puncak menara terdapat batu dengan lukisan daun oval dan
relief-relief sekelilingnya. Bangunan ini diduga mengalami dua tahap
pembangunan. Dugaan in didasarkan pada kenyataan bahwa di dalam kaki bangunan
yang sekarang terdapat profil kaki bangunan lama sebelum bangunan diperbesar.
Candi Tua – Candi Tua atau Candi Sulung
merupakan bangunan terbesar di antara bangunan lainnya di dalam situs Candi
Muara Takus. Bangunan ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kaki, badan, dan
atap. Bagian kaki terbagi dua. Ukuran kaki pertama tingginya 2,37 m sedangkan
yang kedua mempunyai ketinggian 1,98 m. Tangga masuk terdapat di sisi Barat dan
sisi Timur yang didekorasi dengan arca singa. Lebar masing-masing tangga 3,08 m
dan 4 m. Dilihat dari sisa bangunan bagian dasar mempunyai bentuk lingkaran
dengan garis tengah ± 7 m dan tinggi 2,50 m. Ukuran fondasi bangunan candi ini
adalah 31,65 m x 20,20 m. Fondasi candi ini memiliki 36 sisi yang mengelilingi
bagian dasar. Bagian atas dari bangunan ini adalah bundaran. Tidak ada ruang
kosong sama sekali di bagian dalam Candi Sulung. Bangunan terbuat dari susunan
bata dengan tambahan batu pasir yang hanya digunakan untuk membuat sudut-sudut
bangunan, pilaster-pilaster, dan pelipit-pelipit pembatas perbingkaian bawah
kaki candi dengan tubuh kaki serta pembatas tubuh kaki dengan perbingkaian atas
kaki. Berdasarkan penelitian tahun 1983 diketahui bahwa candi ini paling tidak
telah mengalami dua tahap pembangunan. Indikasi mengenai hal ini dapat dilihat
dari adanya profil bangunan yang tertutup oleh dinding lain yang bentuk
profilnya berbeda.
Candi Bungsu – Candi Bungsu bentuknya tidak
jauh beda dengan Candi Sulung. Hanya saja pada bagian atas berbentuk segi
empat. Ia berdiri di sebelah barat Candi Mahligai dengan ukuran 13,20 x 16,20
meter. Di sebelah timur terdapat stupa-stupa kecil serta terdapat sebuah tangga
yang terbuat dari batu putih. Bagian fondasi bangunan memiliki 20 sisi, dengan
sebuah bidang di atasnya. Pada bidang tersebut terdapat teratai. Dalam tanah
tersebut didapatkan tiga keping potongan emas dan satu keping lagi terdapat di
dasar lubang, yang digores dengan gambar-gambar tricula dan tiga huruf Nagari.
Di bawah lubang, ditemukan sepotong batu persegi yang pada sisi bawahnya ternyata
digores dengan gambar tricula dan sembilan buah huruf. Bangunan ini
dibagi menjadi dua bagian menurut jenis bahan yang digunakan. Kurang lebih
separuh bangunan bagian Utara terbuat dari batu pasir, sedangkan separuh
bangunan bagian selatan terbuat dari bata. Batas antara kedua bagian tersebut
mengikuti bentuk profil bangunan yang terbuat dari batu pasir. Hal ini
menunjukkan bahwa bagian bangunan yang terbuat dari batu pasir telah selesai
dibangun kemudian ditambahkan bagian bangunan yang terbuat dari bata.
Candi Palangka – Bangunan candi ini terletak di
sisi timur Stupa Mahligai dengan ukuran tubuh candi 5,10 m x 5,7 m dengan
tinggi sekitar dua meter. Candi ini terbuat dari batu bata, dan memiliki pintu
masuk yang menghadap ke arah utara.
Komentar
Posting Komentar