WALISONGO (Schefflera Grandiflora)
WALISONGO
(Schefflera Grandiflora) dikenal
sebagai salah satu tumbuhan yang berfungsi untuk menetralisir udara di dalam
rumah. Tanaman ini banyak digunakan sebagai pajangan di ruangan. Tanaman ini
memiliki ciri-ciri daunnya cukup tebat dengan warna hijau dan ada putih
kekuningan. Pangkal daunnya juga seperti jari dan berjumlah 9. Bagian daunnya
yang miripdaun singkong ini memiliki fungsi seperti halnya daun lidah mertua
yang mampu memfilter udara di dalam ruangan, terutama dari polusi yang
disebabkan oleh rokok.
Manfaat Tanaman Walisongo
Tanaman hias yang masuk dalam kategori tanaman perdu ini memiliki banyak sekali bagi kehidupan sehari-hari, terutama untuk lingkungan sekitar Anda. Sebagaimana fungsi dari tanaman yang banyak dikenal sebagian orang, tanaman ini mampu menyerap racun dursila di sekitar rumah atau pun di dalam rumah Anda. Bagi Anda yang rumahnya terkena polusi udara karena anggota keluarganya aktif merokok di dalam rumah, sangat cocok untuk menanam tanaman yang memiliki cukup banyak jenis ini. Selain berfungsi sebagai penyerap racun dursila di dalam ruangan, tanaman Walisongo juga bisa menjadi alternatif sebagai tanaman peneduh di sekitar rumah Anda. Apalagi ketinggian daun ini bisa mencapai 8 meter.
Perawatan
Karakter tanaman ini tergolong sangat mudah perawatannya dan
proses penanamannya. Apalagi dalam kondisi minim air sekalipun masih bisa
tumbuh dengan baik. Kemudian, untuk penyiraman tanaman ini bisa dilakukan 2
kali sehari dengan air yang tidak terlalu banyak. Adapun untuk pupuknya, Anda
bisa menggunakan pupuk organik seperti halnya kompos maupun pupuk alami
lainnya. Agar tanaman walisongo ini lebih menarik, Anda bisa memangkasnya
secara rutin. Meski begitu, Anda harus memeriksa batang yang akan dipotong,
apakah jamak atau tunggal. Bila batang tanaman ini jamak, maka bisa Anda bisa
memotongnya. Namun bila batangnya tunggal, sebaiknya untuk lebih berhati-hati
agar tampilannya lebih baik.

Komentar
Posting Komentar