Hasil Alam di Riau
HASIL ALAM RIAU
1. MINYAK
BUMI
Sumber daya alam (SDA) minyak bumi (petroleum) dikenal sebagai emas
hitam. Minyak bumi adalah cairan kental, cokelat gelap, atau kehijauan yang
mudah terbakar, yang terdapat pada lapisan teratas dari beberapa area di kerak
bumi. Riau menjadi provinsi terbesar penghasil minyak
bumi di Indonesia. Jumlah minyak mentah yang dihasilkan di daerah ini cukup
besar, diperkirakan sekitar 365.8277 barrel/hari. Jumlah tersebut
menyumbang sepertiga dari seluruh produksi minyak bumi harian di Indonesia.
Keistimewaan minyak mentah dari Provinsi Riau adalah viskositas yang dimiliki
sangat bagus untuk ukuran hidrokarbon.
Minyak bumi di Riau baru ditemukan pada sekitar 1939. Produksi secara
komersial baru dimulai pada 1952 karena kondisi perang dan politik pada
masa-masa itu. Daerah-daerah di Riau yang terdapat minyak bumi yaitu
Sungai Pakning, Dumai, Meranti dan Rokan Hilir.
2. KELAPA SAWIT
Riau juga
terkenal sebagai penghasil minyak kelapa sawit. Luas keseluruhan lahan
perkebunan kelapa sawit yang ada di Riau sekitar 2,3 juta hektar yang merupakan luas
perkebunan terbesar se-Indonesia. Daerah penghasil kelapa sawit terbanyak di Riau yaitu Kampar, Rokan Hulu
dan Rokan Hilir.
Kegunaan kelapa sawit yaitu sebagai bahan baku pembuatan minyak goreng,
bahan pembuatan kosmetik, sebagai oli dan pelumas serta bahan baku dempul.
3. KARET
Perkebunan
karet tersebar di berbagai provinsi di Indonesia salah satunya di Provinsi
Riau. Pemerintah daerah Riau mengembangkan perkebunan karet, sebagai salah satu
alternatif pembangunan ekonomi pedesaan. Provinsi
Riau merupakan salah satu Provinsi yang memiliki luas areal terbesar dan
produksi tertinggi di Indonesia.
Jumlah
total luas areal Perkebunan Karet di Provinsi Riau mencapai 395.917 ha dengan
total produksi sebesar 446.447 ton.
Daerah penghasil karet terbesar di Riau yaitu Kampar dan Kuantan Singingi.
4. GAS
ALAM
Gas
alam yang dapat dimanfaatkan adalah
yang telah melalui proses lifting setelah melewati tahapan produksi lapangan.
Sebagaimana diketahui bahwa lifting merupakan proses pengangkatan minyak dan
gas bumi ke atas permukaan dengan menggunakan teknologi dan alat-alat yang
telah ditentukan yang siap diserahkan untuk diperjualbelikan.Dari total lifting
gas bumi di tahun 2018, tercatat pemanfaatan gas bumi Indonesia sebesar 60.93%
diserap oleh domestik dan 39.07% untuk ekspor. Daerah penghasil gas alam yaitu Kampar.
5. PERIKANAN
Sebanyak 17,40% Provinsi Riau, dikelilingi oleh
lautan dan beberapa sungai. Tidak mengherankan bila, hasil perikanannya
pun cukup melimpah. Hasil perairan berasal dari hasil tangkapan laut, dan
sungai ataupun budidaya perikanan. Kondisi geografis tersebut, ternyata mampu
menghasilkan keuntungan bagi warga sekitar. Hal tersebut terlihat dari
tingginya permintaan, yang membuat usaha perikanan semakin berkembang. Salah satu perikanan yang terkenal di
Riau adalah ikan patin.
6. PETERNAKAN
Potensi tanah Riau
yang subur, ternyata mampu menghadirkan hewan ternak yang cukup sehat. Hal
tersebut dapat dilihat dari tingginya permintaan akan berbagai produk ternak
seperti telur, daging, dan susu. Produksi ternak yang paling banyak
dikembangkan di provinsi satu ini, yaitu daging kambing. Namun ada pula
produksi ternak lain yang tidak kalah populer seperti daging sapi, domba, babi,
dan ayam.






Komentar
Posting Komentar