gambus selodang
Gambus selodang merupakan alat musik tradisional khas masyarakat Melayu di Siak, Provinsi Riau. Gambus selodang memiliki tujuh dawai. Enam dawai ditala secara berpasangan. Sementara untuk dawai ketujuh atau dawai paling atas yang bernada paling rendah merupakan dawai tunggal. Keunikan yang paling nampak dari jenis gambus ini adalah tidak memiliki fret (ruas nada) seperti halnya pada gitar. Penetapan nadanya didasarkan rasa pitch para pemainnya.
Gambus selodang dibuat melalui proses pahatan dan tarahan yang dilakukan oleh pembuat atau pengrajin gambus. Seorang pengrajin gambus yang cukup terkenal di daerah Sungai Apit bernama Tengku Firdaus. Gambus yang dibuat oleh Tengku Firdaus ini sudah banyak diekspor keluar negeri. Keunikan gambus selodang ini terlihat dari ornamen fisik dan penalaannya. Ukurannya lebih panjang dan resonatornya terlihat lebih tebal.

Komentar
Posting Komentar