LULU CINA BUTA

 LULU CINA BUTA


Lulu cina buta adalah sebuah permainan tradisional yang berasal dari daerah Riau. Permainan ini tidak membatasi jumlah pemain, bahkan semakin banyak anak yang bermain maka permainan dianggap akan semakin menyenangkan.

Kata “Buta” diartikan sebagai tidak dapat melihat. Oleh karena itu saat bermain, salah satu dari pemain harus menutup matanya dengan kain. Permainan dimulai dengan menentukan seorang pemain yang harus ditutup matanya. Untuk menentukannya, mereka harus “hompimpa” terlebih dahulu. Hompimpa sendiri dilakukan dengan bernyanyi dan mengajukan telapak atau punggung tangan. Hompimpa dilakukan hingga seorang pemain mengajukan bagian tangan yang berbeda dengan pemain lainnya.

Setelah mendapatkan seorang pemain yang akan menutup matanya, si Bua akan ditutup matanya dengan kain, hingga benar-benar idak dapat melihat kemudian pemain lainnya akan memutar diri si Buta agar ia tidk daat mengenali arahnya. Setelah itu pemain lain akan bergandengan tangan dan membentuk sebuah lingkaran, kemudian mengelilingi pemain yang telah ditutup matanya sambil bernyanyi Lulu Cina Buta. Adapun lirik lagunya adalah sebagai berikut:

“Lulu cina buta, Lu banyak tai mata
                Sekilo dua mata, tak cukup dibagi dua”

 Setelah siap bernyanyi, pemain tidak boleh berpindah tempat dan si Buta akan berjalan perlahan-lahan sambil merentangkan tangannya untuk mengetahui dimana pemain lainnya berada. Ketika si Buta menemukan seseorang, ia akan meraba wajah dan rambut pemain lainnya untuk dapat menebak siapa nama pemain tersebut. Bila si Buta salah menebak nama pemain, ia akan menjadi si Buta untuk kedua kalinya, sampai ia dapat menebak. Namun, jika si Buta dapat menebak nama pemain yang ia sentuh dengan benar, pemain itu akan menggantikannya sebagai si Buta dan melanjutkan permainan.

Permainan ini sering kali dianggap mengandung unsur SARA. Namun sebenarnya hal utama yang harus ditekuni dari permainan ini adalah kegigihan dan kerja keras seperti si Buta dalam menjalani kehidupan.

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IKAN GULAI BAUNG KUNING

SISTEM KESENIAN SUKU TALANG MAMAK

PAKAIAN ADAT INDRAGIRI HULU