PINANG (Areca catechu L.)
PINANG (Areca
catechu L.) merupakan
salah satu dari jenis tumbuhan yang memiliki banyak kegunaan antara lain untuk
dikonsumsi, bahan industri kosmetika, kesehatan dan bahan pewarnaan pada
industri tekstil. Tumbuhan ini tumbuh dan tersebar luas di wilayah India,
Malaysia, Taiwan, Indonesia dan negara Asia lainnya, baik secara individu
maupun populasi. Umumnya tanaman ini sebagai tanaman pagar atau pembatas
perkebunan. Biji pinang rasanya pahit, pedas dan hangat serta mengandung 0,3 –
0,6% alkaloid. Selain itu juga mengandung red tannin 15%, lemak 14%, kanji dan
resin.
Biji
buah pinang mengandung alkaloid seperti arekolin, arekolidin, arekain,
guvakolin, guvasin dan isoguvasin. Ekstrak etanolik biji buah pinang mengandung
tannin terkondensasi, tannin terhidrolisis, flavan, dan senyawa fenolik, asam
galat, getah, lignin, minyak menguap dan tidak menguap, serta garam.
Manfaat Tumbuhan Pinang
Manfaat pinang utamanya adalah
sebagai tanaman obat. Pinang berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit,
diantaranya:
·
Untuk mengobati luka
kulit. Caranya tumbuk daging buah pinang yang masih muda kemudian tempelkan pad
abagian kulit yang terluka.
·
Untuk mengecilkan rahim
setelah melahirkan. Caranya rebus buah piang muda kemudian meminum airnya
secara rutin sampai rahimnya mengecil.
·
Untuk mengobati mata
rabun. Caranya, peras buahnya kemudian meminum airnya.
·
Untuk mengobati
cacingan, khususnya untuk mengobati cacing pita. Caranya, rebus biji pinang
muda hingga mendidih, dinginkan airnya, kemudian minumkan air rebusan biji
pinang tersebut kepada penderita cacingan.
·
Pinang juga bermanfaat
sebagai penambah gairah bagi kaum pria karena dalam buah pinang terkandung
arekolin.
Budidaya Pinang
Budidaya pinang hampir sama
dengan budidaya kelapa. Sama halnya kelapa, budidaya pinang juga berasal dari
buah. Kriteria buah yang bisa dijadikan bibit harus yang sudah tua dan dalam
kondisi bagus.
Cara menyemai buah tersebut
cukup ditaruh di dalam kantong plastik atau polybag. Lamanya penyemaian
memerlukan waktu 18 sampai 30 bulan. Saat itu, bibit sudah tumbuh dengan lima
sampai tujuh helai daun dan sudah bisa ditanam.
Bila ditanam di areal perkebunan
yang masih banyak terdapat babi hutan, tanaman ini harus benar-benar dijaga.
Setidaknya, selama tanaman pinang berusia tiga bulan pertama sejak ditanam.Setelah
diameter batang mencapai ukuran 1,5 meter (m) hingga 2 m atau setelah tiga
bulan, tidak perlu lagi perawatan khusus.
Pohon pinang mulai berbuah dari
umur empat sampai delapan tahun. Pohon pinang bisa terus berbuah sampai umur 50
tahun, bahkan sampai 100 tahun. Pohon pinang berbuah 1 tahun sekali. Buah pohon
pinang yang juga dikenal dengan nama pinang, butuh waktu selama 8 bulan untuk
menjadi matang.

Komentar
Posting Komentar