POJOK SELEMBAYUNG

 

POJOK SELEMBAYUNG

PERPUSTAKAAN CAHAYA AKSARA

 

A.  DESKRIPSI ENSIKLOPEDIA ISLAM

(Selembayung)

 

Rumah Melayu Riau umumnya berukuran besar berbentuk panggung dan banyak dihiasi beragam bentuk ukiran yang dinamakan ragam hias. Ragam hias ini banyak terdapat pada pintu, jendela, ventilasi sampai ke puncak atap bangunan.

Ragam hias yang dipakai pada atap bangunan ini dikenal dengan sebutan Selembayung. Selembayung adalah hiasan yang terletak bersilangan pada kedua ujung perabung bangunan. Pada bangunan rumah adat melayu ini setiap pertemuan sudut atap diberi Selembayung yang bertekat dari ukiran kayu. Selembayung sering disebut juga 'selo bayuang' dan 'tanduk buang'.

Menurut para Budayawan Melayu Selembayung ini mengandung beberapa makna antara lain:

1. Tajuk Rumah yaitu Selembayung membangkitkan 'Cahaya' Rumah.

2. Pekasih rumah yaitu lambang keserasian dalam kehidupan rumah tangga.

3. Tangga dewa yaitu sebagai lambang tempat turun para dewa, mambang, akuan, soko, keramat dan sidi yang membawa keselamatan bagi manusia.

Motif ukuran Selembayung berupa daun-daunan, bunga, burung dan lain-lain yang melambangkan perwujudan kasih sayang, tahu adat dan tahu diri. Penggunaan hiasan Selembayung  tidak terbatas hanya pada bangunan rumah, tetapi pada pelaminan-pelaminan Melayu dipakai juga sebagai lambang/hiasan yang menunjukan bahwa pelaminan yang digunakan adalah Adat Melayu Riau. Di Kota Pekanbaru, Selembayung selalu dipakai untuk kantor-kantor Pemerintah dan Swasta.

 

B.  LATAR BELAKANG PENJURU SELEMBAYUNG

            Berawal dari adanya akreditasi pustaka, siswa diminta memfasilitasi Penjur Baca dengan Selembayung agar kesenian Riau dipopulerkan dalam dunia Pendidikan.

 

C.    TUJUAN PEMBUATAN PENJURU SELEMBAYUNG

Agar siswa sekalian mendapatkan referensi tentang apa makna dibalik Selembayung dan mengapa Selembayung digunakan di kantor-kantor Pemerintah dan Swasta. Adapun fungsi Selembayung yakni :

  1. Tajuk Rumah yaitu Selembayung membangkitkan 'Cahaya' Rumah.
  2. Pekasih rumah yaitu lambang keserasian dalam kehidupan rumah tangga.
  3. Tangga dewa yaitu sebagai lambang tempat turun para dewa, mambang, akuan, soko, keramat dan sidi yang membawa keselamatan bagi manusia.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IKAN GULAI BAUNG KUNING

SISTEM KESENIAN SUKU TALANG MAMAK

PAKAIAN ADAT INDRAGIRI HULU