SUKU SAKAI

 SUKU SAKAI


Suku Asli di kepulauan Riau yang berikut adalah suku Sakai. Kata Sakai sendiri konon merupakan singkatan dari Sungai, Kampung, Anak, Ikan. Hal ini memiliki makna bahwa mereka adalah orang-orang yang hidup di sekitar sungai dan menggantungkan hidup mereka pada hasil kekayaan sungai seperti ikan.

 

Suku Sakai adalah orang-orang yang tergolong dalam ras Veddoid. Umumnya mereka memiliki ciri-ciri fisik berkulit cokelat agak gelap dengan rambut keriting atau berombak.

 

Asal-usul suku Sakai sendiri masih menjadi perdebatan, namun banyak yang meyakini bahwa suku Sakai berasal dari keturunan Pagaruyung, Minangkabau, yang berabad-abad lalu telah hijrah ke Riau.

 

Seperti kebanyakan suku asli lainnya, suku Sakai memiliki upacara atau ritual tersendiri untuk kelahiran, pernikahan, maupun kematian atau pemakaman. Kebanyakan orang Sakai menganut kepercayaan animisme dan meyakini adanya ‘antu’ atau makhluk gaib.

 

Seiring perkembangan zaman, sebagian suku Sakai mulai memeluk agama lain seperti Islam dan Kristen, hanya saja kebiasaan mereka terhadap hal-hal yang berbau magis kadang masih mereka lakukan.

 

Selain hidup di sekitar sungai, suku Sakai juga hidup di hutan-hutan dan mencari nafkah dengan berburu. Suku sakai sendiri kerap nomaden (berpindah-pindah). Namun saat ini hutan di wilayah Riau berkurang, sehingga suku inipun tak lagi melakukan tradisi nomadennya.

 

Populasi suku Sakai sudah menyebar di berbagai wilayah dari Riau hingga Jambi dan berbaur dengan orang-orang luar yang lebih modern. Saat ini, orang-orang suku Sakai sudah banyak yang maju, mengenyam pendidikan layak, menuai prestasi bahkan meraih gelar sarjana.

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IKAN GULAI BAUNG KUNING

SISTEM KESENIAN SUKU TALANG MAMAK

PAKAIAN ADAT INDRAGIRI HULU